Selasa, 03 Nov 2026 NasionalKeuanganBisnisGlobalIndustri
Beranda › Keuangan
Keuangan

Pembayaran Lintas Batas dan Regulasi Digital Jadi Agenda RI di Pertemuan Menkeu G20

✍️ Yoga Firmansyah 🕒 16 Oct 2026 👁️ 6x dibaca
Indonesia Dorong Standar Hukum Jelas untuk Inovasi Keuangan Digital di FMCBG G20
Indonesia Dorong Standar Hukum Jelas untuk Inovasi Keuangan Digital di FMCBG G20 Foto: Istimewa

PahamEkonomi.com – Delegasi Indonesia mendesak lahirnya standar hukum dan regulasi yang jelas untuk inovasi keuangan digital. Aturan itu dinilai penting agar pelaku pasar mendapat kepastian dan para pembuat kebijakan punya pegangan. Sikap tersebut disampaikan dalam 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Bangkok, Thailand, Kamis, 15 Oktober 2026.

Indonesia diwakili Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Dalam forum itu, mereka membawa tiga poin utama terkait kebijakan dan arah kerja sama keuangan global.

Pertama, Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Financial Stability Board (FSB). Lembaga itu dinilai berhasil mendorong pembaruan regulasi sekaligus memetakan risiko material yang muncul dari perkembangan inovasi keuangan digital.

Kedua, Indonesia menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan pembayaran lintas batas (cross-border payment) berbasis QR dan transaksi mata uang lokal (local currency transaction). “Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam sistem pembayaran, memfasilitasi aktivitas perdagangan, serta memperdalam inklusi keuangan,” tulis Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam siaran persnya dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.

Ketiga, Indonesia menyambut baik perhatian G20 pada modernisasi pasar uang dan pembayaran lintas batas. Mengingat kerangka regulasi, struktur pasar, dan tingkat perkembangan keuangan negara anggota G20 berbeda-beda, Indonesia mengusulkan agar pemetaan (stock-taking exercise) dilakukan pada tahap awal. “Pemetaan tersebut menjadi fondasi diskusi untuk menentukan prioritas bersama serta memfasilitasi kerja sama yang relevan bagi setiap negara,” tulis Kemenkeu.

Selain itu, Indonesia memberi apresiasi atas sejumlah capaian sektor keuangan di bawah Presidensi G20 Amerika Serikat tahun ini. Indonesia juga menyatakan siap melanjutkan kerja sama dengan Inggris, pemegang Presidensi G20 pada 2027, bersama seluruh negara anggota demi memajukan agenda ekonomi dan keuangan global.

YF
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update