Selasa, 03 Nov 2026 NasionalKeuanganBisnisGlobalIndustri
Beranda › Global
Global

Krisis Memori Akibat AI Hantam Pasar HP, Samsung dan Apple Bertahan di Puncak

✍️ Yoga Firmansyah 🕒 16 Oct 2026 👁️ 35x dibaca
Suasana pusat perbelanjaan gadget di lantai empat ITC Cempaka Mas
Suasana pusat perbelanjaan gadget di lantai empat ITC Cempaka Mas Foto: KOMPAS.com/Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy

PahamEkonomi.com - Pengiriman (shipment) ponsel dunia jatuh 22 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 255,3 juta unit pada kuartal III-2026, menurut lembaga riset International Data Corporation (IDC). Angka itu menjadi penurunan tahunan terdalam dibandingkan kuartal mana pun dalam catatan IDC. Data tersebut tercantum dalam laporan awal IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker yang dirilis pada 14 Oktober 2026.

Pada periode yang sama tahun lalu, pengiriman global mencapai 327,3 juta unit. Artinya, volume Juli-September 2026 berkurang sekitar 72 juta unit.

Krisis Memori Akibat Ledakan AI

IDC menilai anjloknya pengiriman mencerminkan krisis pasokan dan mahalnya komponen memori yang kian menekan industri smartphone. Krisis ini dipicu melonjaknya kebutuhan memori untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan (AI). Seiring tingginya permintaan, biaya memori melambung dan membebani produksi para produsen ponsel.

Direktur Riset Senior IDC untuk perangkat global, Nabila Popal, menyebut penurunan tajam yang sudah diantisipasi industri akhirnya terjadi pada kuartal III-2026. Ia menilai pasar belum menyentuh titik terendah. IDC mencatat biaya memori naik sekitar 350 persen dibandingkan tahun lalu dan masih terus bertambah. Meski lajunya mulai melambat, tekanan harga komponen belum mereda.

Konsumen Tahan Beli, Pemulihan Baru 2028

Kenaikan biaya komponen kini merembet ke harga jual perangkat. Wakil Presiden IDC untuk perangkat global, Francisco Jeronimo, menjelaskan produsen harus memilih antara menjaga margin keuntungan atau mempertahankan volume pengiriman. Tekanan paling terasa pada merek asal China yang porsinya besar di segmen smartphone murah. Di sisi konsumen, harga yang lebih mahal membuat sebagian orang memilih memakai HP lama dan menunda membeli yang baru.

IDC memperkirakan pasar smartphone masih tertekan sepanjang 2027. Pemulihan berpotensi baru terjadi pada 2028 atau lebih lambat.

Samsung dan Apple Bertahan, Merek China Terpukul

Samsung dan Apple tetap berada di dua posisi teratas berdasarkan volume pengiriman. Samsung mengirim 57,8 juta unit HP Galaxy dan menguasai 22,6 persen pasar. Meski pengirimannya turun 5,8 persen secara tahunan, pangsa pasarnya naik dari 18,7 persen. Apple menyusul dengan 57,3 juta unit iPhone dan pangsa 22,4 persen. IDC menilai portofolio produk premium membantu kedua raksasa ini lebih tahan banting dan menambah pangsa pasar di tengah menyusutnya pasar.

Sebaliknya, Xiaomi, Oppo, dan Vivo terpukul lebih dalam. Xiaomi di posisi ketiga dengan 30,7 juta unit, turun 29,2 persen. Oppo di posisi keempat dengan 25,6 juta unit, merosot 34,5 persen. Vivo di posisi kelima dengan 19,1 juta unit, turun 31,5 persen.

Lima Besar Vendor Smartphone Global Kuartal III-2026 (Data IDC)

 

YF
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update