Selasa, 03 Nov 2026 NasionalKeuanganBisnisGlobalIndustri
Beranda › Industri
Industri

HIMKI Gandeng UiTM Malaysia, Perkuat Riset dan SDM Industri Mebel dan Kerajinan

✍️ Yoga Firmansyah 🕒 16 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
penandatanganan nota haman atau memorandum of understanding (MoU) antara HIMKI dan UiTM di Tangerang, Kamis (15/10/2026).
penandatanganan nota haman atau memorandum of understanding (MoU) antara HIMKI dan UiTM di Tangerang, Kamis (15/10/2026). Foto: Dokumentasi HIMKI

PahamEkonomi.com – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) resmi bermitra dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk memperkuat riset terapan, inovasi desain, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor mebel dan kerajinan. Nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kedua pihak ditandatangani di Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur menilai kolaborasi industri dan perguruan tinggi dibutuhkan agar sektor mebel dan kerajinan tidak hanya mengandalkan kapasitas produksi dan perluasan pasar. Menurutnya, sektor ini juga perlu ditopang riset, penguasaan teknologi, dan kompetensi tenaga kerja yang lebih baik.

“Indonesia dan Malaysia memiliki kekayaan bahan, keterampilan, tradisi kriya, serta kapasitas pendidikan dan industri yang saling melengkapi. MoU ini dapat menjadi titik awal untuk mempertemukan potensi tersebut,” ujar Sobur dalam keterangannya, Kamis malam.

Pelatihan Desain hingga Penelitian Terapan

Lewat kemitraan ini, HIMKI dan UiTM menjajaki beberapa program, di antaranya pelatihan desain, kuliah tamu praktisi industri, proyek berbasis kebutuhan perusahaan, magang mahasiswa, dan kunjungan industri. Kedua pihak juga membuka ruang penelitian terapan di bidang material, proses produksi, desain, ekonomi sirkular, keberlanjutan, dan teknologi digital.

Sobur berharap perusahaan anggota HIMKI terlibat langsung dalam proses pembelajaran, termasuk lewat pendampingan mahasiswa dan riset yang selaras dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, perusahaan tidak sekadar menjadi pengguna lulusan perguruan tinggi, tetapi ikut membentuk kompetensi calon tenaga kerja.

Jejaring Regional ASEAN

Kerja sama ini turut membuka peluang pengembangan riset dan produk bersama antara Indonesia dan Malaysia. HIMKI menilai kolaborasi lintas negara dapat memperluas jejaring industri mebel dan kerajinan di kawasan ASEAN. Menurut Sobur, jejaring regional kian relevan di tengah pergeseran tren desain, tuntutan keberlanjutan, transformasi digital, dan perubahan preferensi konsumen global.

Sebagai langkah lanjutan, HIMKI dan UiTM akan menyusun prioritas serta rencana kerja bersama. Rencana itu akan menentukan program mana yang dapat dijalankan sesuai kebutuhan industri dan kapasitas masing-masing pihak.

YF
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update