Dinsos Kaltim dan Komisi VIII DPR RI Perluas Akses Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat Samarinda
PahamEkonomi.com - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu lewat program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinsos Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Jumat.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak dari keluarga rentan memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin di Samarinda, Jumat.
Diseminasi Digelar di Sekolah Rakyat Palaran
Kegiatan diseminasi program prioritas Kementerian Sosial RI itu berlangsung di Sekolah Rakyat, Palaran, Samarinda. Acara melibatkan jajaran legislatif dan pendamping sosial daerah, serta diisi penguatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).
“Melalui penguatan P2K2, para orang tua didorong untuk meningkatkan pengetahuan terkait pengasuhan anak, kesehatan, hingga pengelolaan keuangan keluarga secara mandiri,” ujar Jaya.
Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian hadir dan memaparkan arah kebijakan prioritas nasional di bidang pemberdayaan keluarga.
Menjangkau Anak Putus Sekolah di Seluruh Kaltim
Menurut Jaya, Sekolah Rakyat dirancang khusus sebagai sarana inklusif untuk menjangkau anak putus sekolah dan anak dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Kaltim. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup generasi muda sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Keberhasilan program kesejahteraan sosial ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, legislatif, dan seluruh unsur masyarakat,” tutur Jaya.
Dinsos Kaltim juga menyatakan komitmen penuh untuk mengawal pendampingan dan pelayanan sosial agar bantuan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.
“Diseminasi ini penting untuk menyelaraskan pemahaman bersama mengenai fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltim,” ucap Jaya.
Koordinasi dengan Kementerian Terus Diperkuat
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait agar sarana dan prasarana belajar tetap berkelanjutan. Upaya pemberdayaan ini diyakini mampu membentuk tatanan sosial yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
“Kami optimistis sinergi pusat dan daerah ini menjadi modal utama mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Jaya.
