Senin, 07 Sep 2026 NasionalKeuanganBisnisGlobalIndustri
Beranda › Keuangan
Keuangan

BI Catat Uang Primer Agustus 2026 Tembus Rp2.281 Triliun, Tumbuh 16,3 Persen

✍️ Admin 🕒 07 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
BI Catat Uang Primer Tembus hingga Rp2.281 Triliun
BI Catat Uang Primer Tembus hingga Rp2.281 Triliun Foto: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas/aa

Pahamekonomi.com - Pertumbuhan uang primer (M0 Adjusted) di Indonesia kembali mencatatkan kenaikan dua digit pada Agustus 2026 dengan posisi Rp2.281,5 triliun. Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI), angka tersebut tumbuh sebesar 16,3% secara tahunan (year on year/yoy).

Meskipun tren pertumbuhannya sedikit melambat dari bulan Juli 2026 yang sempat menyentuh angka 17,1% (yoy), kondisi likuiditas sistem keuangan nasional dinilai tetap solid.

Pendorong utama ekspansi uang primer periode ini datang dari kuatnya simpanan giro bank umum di bank sentral. Pada Agustus 2026, giro bank umum di BI (adjusted) melesat hingga 19,0% (yoy), yang menjadi sinyal bahwa ketersediaan likuiditas di sektor perbankan masih sangat memadai.

Di saat bersamaan, permintaan masyarakat terhadap uang tunai juga masih tergolong tinggi. Hal ini tercermin dari komponen uang kartal yang beredar di masyarakat yang tumbuh sebesar 12,9% (yoy). Adapun kalkulasi angka M0 adjusted tersebut telah memperhitungkan dampak porsi insentif likuiditas sebagai bagian dari instrumen pengendalian moneter BI.

Mengenai pencapaian tersebut, pihak bank sentral memberikan rincian dalam keterangan resminya:

"Uang Primer (M0) Adjusted pada Agustus 2026 tumbuh 16,3% (yoy), melanjutkan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 17,1% (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp2.281,5 triliun,"

Pergerakan uang primer merupakan salah satu indikator krusial yang dicermati oleh para pelaku pasar dan pengamat ekonomi. Selain menggambarkan peta likuiditas di dalam sistem keuangan nasional, dinamika angka ini menjadi ukuran efektif atau tidaknya transmisi kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia ke sektor riil.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update