Atasi Dampak Karhutla, BI Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,97 Miliar
Pahamekonomi.com - Bank Indonesia (BI) resmi menyalurkan dana kemanusiaan senilai Rp2,97 miliar serta menerjunkan 40 tenaga kesehatan guna meredam dampak krisis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tanggap darurat ini menyasar tujuh wilayah provinsi yang paling parah terdampak, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Selatan, serta Jambi.
Kebijakan darurat tersebut ditempuh sebagai bentuk mitigasi terpadu untuk menekan risiko ekonomi makro dan regional sekaligus mengimplementasikan prinsip tata kelola berkelanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pilar sosial. Fokus utama penanganan ini diarahkan untuk membentengi kelompok rentan, terutama anak-anak dan lansia, dari ancaman paparan kabut asap mematikan.
Dalam proses penyalurannya di lapangan, penyerahan bantuan darurat ini turut didampingi secara langsung oleh Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, bersama unsur pemerintah daerah setempat. Sebagai tindak lanjut, pimpinan tinggi bank sentral telah menginstruksikan seluruh jajaran Kantor Perwakilan di zona merah bencana untuk mengaktifkan protokol siaga darurat secara optimal.
Langkah cepat ini sekaligus merefleksikan komitmen moral institusi keuangan dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi serta mengamankan sektor ketenagakerjaan di daerah-daerah rawan bencana. Ke depan, sinergi yang kokoh antara bank sentral, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemda diharapkan mampu menjadi perisai pengaman dalam memulihkan aktivitas produktif masyarakat pascabencana.
